siklus dan tahapan
audit sertifikasi
Semua dokumen dalam format pdf
- Proses dimulai dengan perusahaan mengajukan permohonan sertifikasi ke ISO.CO.ID Permohonan ini mencakup informasi dasar tentang organisasi, ruang lingkup sertifikasi yang diinginkan, serta standar ISO yang diterapkan (misalnya, ISO 9001, ISO 14001). Setelah menerima permohonan, PT Mutu Perkasa Indonesia melakukan kajian awal untuk menilai apakah organisasi siap untuk proses sertifikasi, mencakup kelengkapan dokumen dan kesiapan sumber daya.
- Tahap pertama audit adalah audit kecukupan dokumen, yang dilakukan oleh auditor ISO.CO.ID untuk memeriksa apakah dokumentasi sistem manajemen yang disiapkan oleh organisasi sesuai dengan persyaratan standar ISO yang diterapkan. Auditor akan mengevaluasi kebijakan, prosedur, instruksi kerja, dan dokumentasi pendukung lainnya. Tujuan dari audit ini adalah memastikan bahwa dokumen tersebut cukup untuk mendukung implementasi sistem manajemen di lapangan dan memenuhi persyaratan standar ISO.
- Setelah audit kecukupan dokumen, ISO.CO.ID akan melakukan audit tahap kedua, yaitu audit lapangan. Pada tahap ini, auditor memverifikasi implementasi sistem manajemen di tempat kerja. Auditor akan melakukan inspeksi, wawancara, dan penilaian terhadap proses operasional untuk memastikan bahwa sistem manajemen berjalan sesuai dengan dokumentasi yang telah diaudit pada Tahap 1. Audit ini mencakup pemeriksaan proses yang relevan, komitmen terhadap kebijakan, serta keterlibatan manajemen dalam menjaga kualitas dan kepatuhan terhadap standar.
- Jika dalam audit lapangan ditemukan ketidaksesuaian atau kelemahan, organisasi harus melakukan tindakan perbaikan untuk menanganinya. ISO.CO.ID akan melakukan verifikasi terhadap laporan perbaikan tersebut untuk memastikan bahwa semua ketidaksesuaian telah diatasi dengan baik. Verifikasi ini memastikan bahwa sistem manajemen telah diperbaiki sesuai dengan temuan audit sebelumnya dan siap untuk melanjutkan ke tahap berikutnya.
- Setelah semua ketidaksesuaian diselesaikan dan diverifikasi, ISO.CO.ID melakukan tinjauan akhir dan keputusan sertifikasi. Jika organisasi dinilai memenuhi semua persyaratan standar, sertifikat ISO akan diberikan. Sertifikat ini menunjukkan bahwa organisasi telah berhasil mengimplementasikan sistem manajemen yang sesuai dengan standar ISO dan akan berlaku selama tiga tahun, tergantung pada hasil audit pemeliharaan.
- Setelah sertifikat diberikan, ISO.CO.ID melakukan audit pemeliharaan secara berkala (setiap tahun) untuk memastikan bahwa organisasi tetap mematuhi persyaratan ISO selama masa sertifikasi. Audit ini mencakup pengecekan implementasi sistem manajemen secara konsisten dan identifikasi potensi perbaikan. Jika ditemukan ketidaksesuaian, perusahaan harus melakukan tindakan perbaikan untuk mempertahankan sertifikat.
- Setelah masa berlaku sertifikat hampir berakhir (biasanya setelah tiga tahun), ISO.CO.ID melakukan audit ulang untuk memperbarui sertifikasi. Audit ulang ini mencakup pemeriksaan menyeluruh terhadap sistem manajemen dan memastikan bahwa organisasi masih mematuhi persyaratan ISO. Jika lulus audit ulang, sertifikat akan diperbarui untuk periode tiga tahun berikutnya.
- ISO.CO.ID memiliki kebijakan untuk menangguhkan sertifikat jika ditemukan pelanggaran serius atau ketidaksesuaian yang signifikan selama audit pemeliharaan. Penangguhan sertifikat berarti bahwa status sertifikasi organisasi ditangguhkan sementara hingga ketidaksesuaian diselesaikan. Selama periode penangguhan selama 3 (tiga) bulan, organisasi tidak dapat menggunakan sertifikat atau logo ISO dalam kegiatan pemasaran.
- Jika organisasi gagal menyelesaikan ketidaksesuaian yang menyebabkan penangguhan atau melakukan pelanggaran serius terhadap kebijakan sertifikasi, ISO.CO.ID dapat mencabut sertifikat. Pencabutan sertifikat ini mengakhiri status sertifikasi dan hak organisasi untuk mengklaim bahwa mereka telah memenuhi standar ISO. Pencabutan dilakukan sebagai langkah terakhir jika tidak ada upaya perbaikan yang memadai dari organisasi.
- ISO.CO.ID juga memberikan fleksibilitas untuk melakukan pengurangan atau perluasan ruang lingkup sertifikasi. Pengurangan ruang lingkup terjadi jika organisasi memutuskan untuk mengecualikan beberapa bagian dari sertifikasi yang tidak lagi relevan atau sesuai. Sebaliknya, perluasan ruang lingkup dilakukan jika organisasi ingin menambahkan area operasional baru atau proses bisnis yang perlu disertifikasi sesuai standar ISO.
- ISO.CO.ID bersifat independen, netral dan objektif dalam audit dan sertifikasinya. Audit biasanya dilakukan di tempat operasi Klien (di lokasi) tetapi dapat dilakukan sebagian, diganti atau dilengkapi dengan aktivitas audit jarak jauh (di luar lokasi). Jenis, luas dan jadwal waktu prosedur tunduk pada kesepakatan terpisah oleh para pihak. ISO.CO.ID berusaha untuk meminimalkan gangguan apa pun dari proses bisnis saat melakukan audit di tempat Klien.
- Untuk standar atau proses spesifik sektor dan sertifikasi produk, proses sertifikasi yang dijelaskan dapat berbeda.